RSS

BEASTLY

13 Jun

OK, satu postingan untuk 2 kategori, mungkin akan jadi postingan yang panjang atau malah pendek dan kurang memuaskan. Saya nggak akan membagi review ini menjadi 2 postingan terpisah : novel sendiri dan movie sendiri. Kenapa? Karena garis besarnya mirip, movie based on novel dengan penambahan dan pengurangan disana sini.

Oya, sebelum dimulai, saya mungkin akan lebih pro ke novelnya, karena novel membuat saya lebih bebas berimajinasi sekehendak hati saya.

Then, berikut ini review novelnya :

“Kau akan tahu bagaimana rasanya jadi buruk rupa, seburuk hatimu. Kalau kau berhasil belajar dari kesalahanmu, kau bisa mematahkan  mantraku. Kalau tidak, kau akan hidup dengan hukumanmu. Menjadi monster, selamanya.”

Kyle cowok paling tajir dan populer di sekolahnya. Dia nggak mau turun ”derajat” dengan bergaul sama anak-anak culun dan nggak populer. Menindas dan mengejek anak-anak culun adalah hiburan sehari-harinya. Karena keangkuhannya, penyihir mengutuk Kyle menjadi makhluk buruk rupa. Sesosok monster yang ditakuti teman-temannya, bahkan ayahnya sendiri pun membuangnya. Kutukan itu bisa terurai apabila Kyle bisa menemukan gadis yang mencintai dia apa adanya. Gadis yang bisa melihat kebaikan di balik keburukan.

Hanya Lindy satu-satunya harapan Kyle. Lindy, gadis biasa dan miskin yang sempat diberinya sekuntum mawar. Lindy gadis yang dulu tak pernah diliriknya dan menjadi sasaran ejekannya. Namun, setelah Kyle berhasil membawa Lindy ke rumahnya, gadis itu tetap tak tertarik. Lindy tak suka baju, tas, ataupun make up. Sekamar penuh barang-barang bermerek pun tak diliriknya. Lindy bahkan merasa, Kyle telah menculik dan memaksanya. Bagaimana Kyle bisa mendekati Lindy?

Beastly, saduran kontemporer dari Beauty and the Beast, meramu nuansa modern dan klasik dengan sangat indah. Romansa cinta yang tak lekang oleh waktu.

BEASTLY, novel karya Alex Flinn pada tahun 2007 dan telah diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh penerbit MIZAN Fantasy ini, mengangkat tema Beauty and The Beast namun dari jaman modern, bersetting abad 21 tepatnya kota New York.

Kisah pada novel dimulai dengan perkenalan tokoh utama Kyle Kingsburry, putra tunggal dari pembawa acara berita terkenal Rob Kingsburry yang kaya raya. Kyle digambarkan sebagai pria tampan, pirang, tinggi, pintar, penuh pesona, kaya (karena ayahnya), serta mampu membuat orang2 disekitarnya bertekuk lutut hanya dengan senyumnya. Namun sayang dibalik kesempurnaannya itu, Kyle adalah seorang yang arogan, gemar memandang rendah orang yang dianggap “tidak setara” dengan dirinya dan menghina/mempermalukan orang2 yang tidak disukainya.

Kehidupan Kyle yang sempurna berubah menjadi kacau, saat Kyle bertemu dengan Kendra Hilferty, atau Kendra, murid misterius dengan penampilan nerd, dan tidak menampakkan tanda2 “terpikat” pada Kyle. Kyle yang merasa tidak pernah melihat Kendra sebelumnya merasa sangat marah, karena seorang Kendra mampu meremehkannya, dan memberinya peringatan yang menurut Kyle “nonsense”. Kyle pun merencanakan mempermalukan Kendra dengan pura2 bersikap manis dan mengajak Kendra ke acara Pesta Dansa sebagai permintaan maaf atas sikap tidak menyenangkannya, namun kenyataannya Kyle malah membawa perempuan lain, Sloane, sebagai partner pesta dansanya dan berciuman didepan Kendra serta menghina Kendra sebagai orang miskin berpenampilan menyedihkan yang tidak layak datang ke acara pesta. Kendra yang telah dihina habis2an oleh Kyle, hanya tersenyum datar, dan berkata Kyle akan membayar segala perbuatannya selama hidupnya segera.

Setelah kejadian tersebut, Kyle tidak menikmati pesta, karena sepanjang pesta kata2 Kendra terus terngiang di kepalanya, dan sepulangnya dari pesta, Kyle terkejut mendapati Kendra berada dikamarnya dengan penampilan yang lebih dewasa, cantik, dan menarik daripada sebelumnya. Kendra yang dihadapan Kyle mengutuk Kyle menjadi sesosok mahkluk buruk rupa, berbulu, memiliki cakar, bertubuh besar, yang benar2 mengerikan. Kyle yang frustrasi melihat perubahan wujudnya, meminta maaf pada Kendra, menuntut belas kasihan, namun sayang, kutukan telah terjadi, tidak ada suatu apapun yang dapat merubah Kyle ke wujud semula, kecuali satu : CINTA .

Kendra memberi waktu selama 2 tahun pada Kyle, sesuai dengan jumlah kelopak bunga mawar yang ada di saku Kyle untuk dapat menemukan seseorang yang benar2 tulus mencintai Kyle, tidak berdasarkan fisik, tapi seseorang yang bisa melihat kebaikan dihati Kyle tanpa melihat wajahnya yang buruk rupa, cinta tersebut kemudian harus dibuktikan dengan sebuah ciuman yang tulus, yang akan mematahkan mantra Kendra seketika.

Kyle putus asa, bagaimana bisa ada orang yang mencintainya dengan fisik yang mengerikan? Ditambah satu persatu orang yang diharapkan untuk tetap menemaninya malah meninggalkannya, pacarnya, Sloane, malah berselingkuh dengan Trey, satu2nya orang yang dianggap Kyle sebagai sahabat. Bahkan ayahnya, Rob Kingsburry, karena tidak berhasil menemukan dokter yang sanggup “menyembuhkan” Kyle, mengisolasi Kyle disuatu rumah megah dipinggiran kota hanya dengan Magda, pembantu yang dipekerjakan untuk mengawasi Kyle, tidak ada akses telpon, kecuali handphone Magda, namun sangat sulit untuk menghubungi Ayahnya serta berjuta2 alasan yang dilontarkan Ayahnya untuk tidak datang menjenguk, membuat Kyle merasa dirinya telah “dibuang”.

Akhirnya, ditengah rasa putus asa, frustrasi, dan menyerah, Kyle yang berhasil menelpon Rob, hanya meminta 3 hal dari Ayahnya : 1. Internet Access, 2. Seorang Tutor, karena Kyle ingin tetap belajar, 3. Ayahnya jangan lagi pernah menghubung/menemuinya. Dan sebagai kompensasinya Kyle akan menjaga rahasia bahwa ia adalah anak dari presenter berita terkenal, Rob Kingsburry, yang telah dikutuk menjadi buruk rupa.

Selama hampir setengah buku kita disodori kisah Kyle yang hidup bersama Magda dan Will Fratalli, Tutor Buta yang dikirim ayahnya untuk mengajari Kyle, serta Pilot, anjing pemandu Will. Dan fakta bahwa Kendra masih mengawasi Kyle serta memberi Kyle sebuah cermin ajaib untuk dapat melihat dan mengenali orang2 yang ingin ditemuinya hanya dengan menyebutkan namanya.

Hingga akhirnya takdir membawa Kyle (yang kemudian merubah namanya dari Kyle yang berarti “tampan” menjadi Adrian, which means “kegelapan”) bertemu dengan Linda Owens atau Lindy yang menjadi tawanannya sebagai kompensasi tidak akan melaporkan perbuatan ayah Lindy yang membobol rumah dan kebun mawar Adrian untuk menyimpan Narkoba.

Lindy, yang tadinya membenci Adrian perlahan mulai terbuka dan berbagi tentang segala hal dengan Adrian, yang tadinya mengira pertukaran dirinya sebagai kompensasi kelakuan ayahnya dan takut jangan2 Adrian hanya menginginkan tubuhnya, berubah menjadi simpati dan perasaan sayang, bahkan Lindy bercerita tentang rahasianya, dimana Lindy ternyata menyukai Kyle (yang tentu saja membuat Adrian berbunga2 karena Adrian dan Kyle adalah orang yang sama yang tidak diketahui Lindy).

Euh,, saya mulai capek mengetik, jadi singkat cerita langsung saja membahas film dan perbedaan keduanya, supaya tidak lebih banyak spoiler lagi.Yang jelas novelnya happy end, dengan sedikit sentuhan action (penyelamatan ala superhero) dipenghujung menjelang akhir cerita, serta kejutan tentang identitas Magda+Kendra diakhir cerita, pulihnya penglihatan Will, reaksi orang2 disekolah Kyle, dan mengambangnya status Rob Kingsburry yang seolah “dimaafkan” begitu saja atas kelakuannya mencampakkan anak kandungnya.

Bagaimana dengan filmnya? Ok, langsung saja aku bandingkan dengan tulisan diatas, karena seperti yang aku bilang diawal postingan, sejatinya movie based on novel, dengan penambahan dan pengurangan yang… yah~~ saling melengkapi, antara puas dan tidak puas dengan movienya (durasi cuma 86 menit untuk mem-visualisasikan novel setebal 406 halaman, uda kebayang kan gimana?)

Berikut ini uraian singkat movienya, yang release awal seharusnya July 2010, tapi mundur menjadi Mei 2011 dan masuk indonesia baru Mei-Juni 2011, dan sekarang masih tayang dibeberapa bioskop (jujur saya nggak nonton bioskop, karena nggak tau kalo ini bisa tayang dibioskop setelah kisruh pajak film impor)

LOVE IS NEVER UGLY, itulah tagline movie BEASTLY, starring Alex Pettyfer as Kyle Kingston/Hunter, Vanessa Hudgens as Lindy Taylor, dan Mary-Kate Olsen as Kendra Hilferty sebagai 3 pemeran krusial dari film ini.

Buat yang pernah nonton film action-non fiksi “I Am Number 4″ pasti udah ngga asing sama wajah Alex Pettyfer, yang menurut saya “cukup” memikat untuk memerankan Kyle versi Movie (yah, jujur kalo baca novelnya saya lebih membayangkan Sean Biggerstaff pemeran Oliver Wood di Harry Potter sebagai Kyle).

Kemudian ada Vanessa Hudgens, yang udah terkenal dengan High School Musical-nya, Thunderbird, dan beberapa film keluaran Disney lainnya.

Serta Mary-Kate Olsen, yang kali ini menjadi penyihir gothic (beda dengan gambaran novel yang mystic-nerd, kemudian mystic-enchanted), lepas dari saudara kembarnya Ashley.

Alur cerita berjalan sesuai dengan novel, hanya saja ada perubahan pada nama para tokoh, seperti Kingsburry menjadi Kingston (oui, kayak merk flashdisk),  Owens menjadi Taylor, Magda menjadi Zola (dengan pengalihan wanita berstyle gipsy pada novelnya menjadi “ibu pengasuh” dan perbedaan ras *nggak bisa saya sebutkan, takut SARA*), nama samaran Kyle yang dinovel adalah Adrian King, berubah menjadi Hunter, dan kompensasi antara Kyle-Ayahnya Lindy yang tadinya gara2 membobol kebun mawar untuk tempat menyimpan narkoba menjadi demi keselamatan Lindy dari orang2 yang dendam pada ayah Lindy (dengan kebohongan ayah Lindy-ayah Hunter ada hubungan baik dimasa lalu).

Cerita di film berjalan cukup romantis, namun singkat, dengan digantinya part kelopak “mawar putih” sebagai batas waktu 2 tahun Kyle mencari cinta sejatinya menjadi “next spring”, which means hanya setahun hingga musim semi berikutnya, dan ditandai dengan tato bunga mawar putih kecil yang muncul setiap pergantian bulan (atau musim? saya benar2 nggak ngeh sama detail film, seolah terjadi begitu saja).

Oiya, untuk menarik perhatian penonton pula, atau untuk menekan budget film, kutukan yang terjadi pada tubuh Kyle sangat berbeda antara novel dengan film, di novel, benar2 Kyle digambarkan berubah menjadi sesosok makhluk menyeramkan, agak immortal (kecuali menjelang detik akhir), dengan rambut diseluruh tubuh dan wajahnya, cakar ditangan, dan taring dimulut , namun di film, Kyle berubah menjadi botak, penuh tato ajaib di hampir sebagian besar wajah, tangan dan tubuhnya (ya, cuma sebagian, jadi kita masih mengenali “Alex Pettyfer” as Kyle dengan badannya yang lumayan bagus).

Suasana rumah pengasingan Kyle dipinggiran New York dan Kebun Mawar, berbeda pula deskripsi antara novel dan film, buat pecinta detail sepertiku, ini jelas mengganggu, namun tetap bisa dinikmati sebagai bagian yang saling melengkapi.

Tapi mungkin yang sangat disayangkan adalah hilangnya “Cermin Ajaib”, karena menurutku, cermin inilah penyambung cerita dan alasan Kyle/Adrian tetap bertahan dan mengenal sisi manusiawinya.

Last but not least, banyak banget detail beda antara novel dan film, tapi tidak begitu merubah inti cerita, dan.. bagaimana dengan part paling menarik dari keduanya? kalo di novel bagian paling menarik adalah identitas Kendra-Magda dan reaksi teman2 Kyle melihat Kyle yang kembali serta berpacaran dengan Lindy, sementara di film part paling menarik ada dibagian akhir, Kendra datang kekantor Rob Kingston (ayah Kyle) sebagai staff baru, nampaknya hendak membuat perhitungan yang sama dengan yang dilakukannya pada Kyle.

Well, another “modern” fairytale with uncommon storyboard but still happy ending, menurutku film plus novelnya saling melengkapi, tapi hanya membaca novelnya saja juga sudah terhibur. Salut buat Alex Flinn, yang bisa membuat kisah layak dinikmati segala gender.

SALVETTE,

DIOSCURIOUS

v(^_________^)v

 
11 Comments

Posted by on June 13, 2011 in Book Reviews, Movie Reviews

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

11 responses to “BEASTLY

  1. kang ian dot com

    June 14, 2011 at 10:14 AM

    ouuuw manteb nii pernah baca reviewannya di internet, ternyata film ini diangkat dr novel yaa jadi pengen baca n liat pelmya :D

     
    • dioscurious

      June 14, 2011 at 12:42 PM

      filmnya bikin puas saat liat adegan romantis kyle-lindy. :mrgreen

       
      • kang ian dot com

        June 15, 2011 at 5:32 PM

        punya DVD nya ga..kayanya belum ada yang upload ni di inet :D

         
      • dioscurious

        June 17, 2011 at 2:53 PM

        yang upload dah banyak, tuh marchei udah saya kirimi~~

         
  2. Marchei Riendra

    June 14, 2011 at 3:48 PM

    Ada link downloadnya ga? pengen nonton filmnya T.T

     
    • dioscurious

      June 14, 2011 at 4:16 PM

      @marchei : aku kirim via mail aja mau?
      nggak aku pasang link download karena :
      1. bukan ak uploadernya
      2. masih tayang di beberapa bioskop
      3. ini bukan blog yang ngasih link dL gratisan
      4. saya dilema antara pro-kontra diliat dari segi UU yang ada di Indonesia

       
      • kang ian dot com

        June 15, 2011 at 5:32 PM

        kirim ke email saya juga dong hahaha

         
      • dioscurious

        June 17, 2011 at 2:53 PM

        jyah~~ ni bapak satu minta juga~~

         
  3. fitr4y

    June 15, 2011 at 10:25 PM

    qu mw nonton film ja,, capek baca novel,, ngantuk …

     
    • dioscurious

      June 17, 2011 at 2:54 PM

      tergantung novelnya gimana dulu..
      klo yg bertele2 jelas bikin ngantuk

       
  4. meisha

    September 29, 2011 at 9:50 PM

    honestly aku kurang suka sama versi ‘filmnya’ gak ada adegan yg bikin tegang kayak di Novel, gak tau kenapa ya cerita di Novel lebih bisa buat aku hanyut apalagi pemerannya kurang mendukung menurut aku but well the movie its not really bad we still can enjoy it i think for sure good job for them thats a good work

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: