RSS

Empat Musim Cinta

28 May

inilah buku pertama yang saya beli dan saya baca setelah saya pindah dari Surabaya, belinya di PIM, berbarengan dengan membungkus Detective Conan Volume 59 favorit saya.

EMPAT MUSIM CINTA

by

Adhitya Mulya, Andi F. Yahya, Hotma Juniarti, Okke Sepatumerah, Rizki Pandu Permana,

S.A.Z Al-Fansyour, Veronika Kusuma Wijayanti, Dwi Anissa Anindhika

Ketika bangun di pagi hari, aku memikirkan dirimu. Ketika bersiap-siap tidur, aku memikirkanmu juga. Dan di antara rentang waktu itu, aku memikirkan kita…

Bersiap-siaplah dibuai oleh 16 buah cerita manis karya 8 orang penulis berbakat. Bebaskan dirimu untuk tersipu-sipu, tergelak, bahkan mungkin sampai menangis. Kenapa tidak? Tak ada yang salah atau benar. Karena cinta yang membuatmu begitu….

Sesuai tagline di covernya yaitu “tentang aku, kamu, dan rasa”, well, saya yang benci nggak suka sama warna pink, jadi tertarik membeli setelah melihat dengan settingan pohon sakura, tagline serta resensi di back covernya yang cukup mengintimidasi *tsaaahh* untuk membeli.

Saya pikir ni buku pasti berisi tentang kumpulan cerpen yang menceritakan kisah cinta atau mungkin bait prosa yang bisa jadi penghibur hati yang waktu itu habis putus sama pacar, dan… mungkin bisa jadi masukan buat menggombali calon pacar baru lah.

Malamnya, setelah selesai membaca komik, saya langsung baca ni buku dan hasilnya? taraaaaa!! saya cukup terkejut, campuran antara agak kecewa dan tidak percaya, karena saya rupanya terlalu berestimasi tinggi pada buku ini. isinya benar kumpulan cerpen, beberapa diantaranya prosa, dan ada yang menggunakan konteks diary atau sudut pandang “aku”. tapi… beberapa ceritanya rumit, alias menggunakan istilah dan penggambaran tingkat tinggi yang membuat saya “kurang ngerti maksud ceritanya”, yah, mungkin karena buku ini karya “keroyokan” sehingga tiap pengarang mendapat limit space yang terbatas buat mengobral skill “storytelling”nya.

Tapi, yang saya salut dari buku hasil keroyokan ini adalah inti dari tiap cerita yang simple.

cinta. love. amor. “perasaan” yang selalu ada dalam diri tiap manusia.

Dan para pengarang dibuku ini benar2 total menceritakan cinta yang sebenar2nya, yaitu cinta yang tidak mengenal waktu, tempat, usia, status, what a wonderful unconditional love (walau kadang untuk beberapa penulis saya nggak begitu “ngeh” maksudnya).

Seperti cinta seorang pocong pada pekerjaanya sebagai pemain film horor yang “total” berekspresi demi mendapatkan scene terbaik filmnya, saking bodoh dan lolanya sampai2 dia membunuh demi tuntutan sutradara yang sebenarnya tidak benar2 menginginkan pembunuhan terjadi.  *lho?*

Atau cinta yang teramat sangat mendalam tapi tak bisa diwujudkan dengan berbagai cara karena menjelang akhir cerita kita baru “ngeh” kalau 2 tokoh utama yang sedari tadi bercakap2 mesra dan tidak ingin dipisahkan itu ternyata adalah kakak-adik kandung yang terlibat incest. *astaga!*

Atau cerita tentang ketulusan cinta seorang pria pada kekasihnya, sehingga rela bersusah payah, ketiban sial, keabisan duit, nelangsa, dan benar2 harga dirinya terinjak2 agar sang kekasih bisa ngedate sama artis pujaannya yang ujung2nya ditolak mentah2 sama si artis! *crap!* dan ternyata setelah segala kesusahan dan segala derita yang dia terima diceritakan pada sang kekasih, sang kekasih malah berkata “saya cuma pengen kamu. You’re my something special.”

Jadi… kalau boleh dibilang, buku ini 65% menarik untuk dibaca diwaktu senggang. Karena beberapa cerita masih menggunakan gaya bahasa yang ringan untuk dinikmati.

Sisanya yang nggak bisa dimengerti? Dilupakan saja.

SALVETE,

DIOSCURIOUS

v(^_________^)v

 
4 Comments

Posted by on May 28, 2011 in Book Reviews

 

Tags: , , , , , , , , , , ,

4 responses to “Empat Musim Cinta

  1. Adi Nugroho

    May 28, 2011 at 3:24 PM

    menarik itu yang pocong, hohoho,

     
  2. Marchei Riendra

    May 29, 2011 at 1:52 PM

    hehehe, boleh juga nih referensinya,..

     
  3. kang ian dot com

    May 29, 2011 at 7:53 PM

    boleh dong minjem kan tetanggaan hahaha

     
    • dioscurious

      May 30, 2011 at 2:16 PM

      mau pinjam? silakan mapir kerumah. ^^

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: