RSS

Rio : The Movie (2011)

09 Jun

Tiba2 kepikiran buat nyoba review film. tertantang buat menuangkan pendapat yang biasanya keluar kayak kereta dari mulut, kedalam bentuk tulisan.

Nah, setelah semalam berpikir dan membikin list film2 yang menarik menurut saya, akhirnya kepikiran kenapa nggak ngereview film animasi Rio aja? film yang jadi favorit sepupu saya yang berumur 2,5 tahun, tiap pagi diputar sambil menemani dia makan (dan nggak bosen2 buat bilang ke tante saya “Ibu, Rio, Rio, nonton”).

Rio atau juga dikenal sebagai Rio : The Movie (2011) seperti tertulis di IMDb adalah film animasi berdurasi 96 menit dengan genre komedi petualangan.

Rio menceritakan kisah tentang petualangan burung jenis sphix macaw berwarna biru bernama Blu yang tidak bisa terbang (lebih tepatnya trauma untuk terbang) yang tinggal bersama majikannya Linda.

Cerita mulai menarik saat Linda bertemu dengan seorang ornithologist (kayak dokter hewan tapi juga pengamat satwa langka, sorry nggak bisa deskripsikan lebih baik karena dvd yang saya liat bersubtitle english) bernama Tulio yang mengatakan bahwa Blu adalah pejantan terakhir dari spesies sphix macaw dan Tulio sendiri memiliki sphix macaw betina bernama Jewel yang berada dipenangkaran alam Rio de Janeiro serta menawarkan untuk “menjodohkan” kedua spesies langka tersebut agar tidak punah.

Berangkatlah Tulio, Linda, dan Blu ke Rio dan.. Masalah dimulai..

Seperti tipikal film animasi pada umumnya, Blu jatuh cinta dengan Jewel pada pandangan pertama (yah, diiringi dengan backsound yang khas “animasi komedi banget”), perbedaan antara Blu yang tidak bisa terbang, dan terbiasa hidup damai dengan manusia, berbanding terbalik dengan Jewel yang rindu akan alam bebas agar bisa terbang sebebas2nya, membenci tempat penangkaran, dan memilik suara merdu (untuk ukuran seekor burung).

Keduanya kemudian berurusan dengan para pemburu satwa langka yang hendak menjual Blu-Jewel dengan harga mahal dan binatang peliharaan para pemburu tersebut, Kakatua jahat bernama Nigel. Blu serta Jewel yang terikat dalam 1 rantai tersambung akibat perbuatan pemburu tersebut kabur dan bersama2 menjelajahi sudut2 kota Rio, bertemu dengan berbagai satwa yang tinggal di Rio (Toucan Rafael, Pedro, Nico, dan Luiz), berteman dengan mereka, berusaha melepaskan rantai yang membelit Blu-Jewel serta mencari kembali Linda dan Tulio.

Banyak scene menarik yang kalau saya sebutkan semua bisa2 nggak muat dalam satu postingan (udah spoiler banget ni postingan). Scene favorit saya ada di menit2 hampir menuju penghujung film, yakni scene saat Linda dan Tulio menyamar menjadi peserta karnaval agar bisa memasuki area karnaval karena Linda melihat Blu dikeramaian karnaval. Linda menyuruh Tulio berganti pakaian karnaval dari hasil mencuri meminjam pakaian peserta yang belum hadir, dan Tulio memakai kostum yang mirip sekali dengan Blu, saat Tulio memanggil2 Linda agar segera keluar, guess what? Linda keluar dengan kostum “wah” menyerupai Jewel yang bikin Tulio berhalusinasi seolah2 bertemu dengan bidadari yang turun dari langit.

Overall, film animasi ini benar2 menarik untuk ditonton bersama keluarga, kalau mengerti bahasa inggris, guyonan slangnya tentu lebih terasa. Dan tentu saja, seperti kebanyakan film animasi lainnya, Rio : The Movie (2011) ini memiliki happy ending. Yah, walau menurut saya endingnya terlalu datar alias kurang greget karena uda bisa ditebak.

Oiya, last but not least, yang bikin film ini sama dengan yang bikin film animasi Ice Age, jadi kalau teman banyak yang suka dengan Ice Age, jangan lewatkan untuk menonton Rio : The Movie (2011) ini.

 

SALVETTE,

DIOSCURIOUS

v(^_________^)v

 
10 Comments

Posted by on June 9, 2011 in Movie Reviews

 

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

10 responses to “Rio : The Movie (2011)

  1. Adi Nugroho

    June 9, 2011 at 1:13 PM

    jadi penasaran dah, hehehe :p
    Saya suka film animasi, apalagi disney..

    Salam.

     
    • dioscurious

      June 9, 2011 at 1:47 PM

      ini bukan filmnya disney lho.. tp tetep bagus menurut saya..

       
  2. choirul

    June 9, 2011 at 1:42 PM

    saya dulu juga nonton ice age…. wah jadi pengen nonton yang ini juga

     
    • dioscurious

      June 9, 2011 at 2:01 PM

      kalo ice age bernuansakan es, rio nuansanya kota tropis.

       
  3. Marchei Riendra

    June 10, 2011 at 12:21 AM

    Saya udah nonton film ini. Bagus memang…. jadi pengen punya peliharaan burung kaya Blu😉

     
    • dioscurious

      June 10, 2011 at 1:55 PM

      hehehe, sepupu kecilku juga suka banget ma Blu. tiap hari mesti minta nyetel film ini, lama2 aku dan kakak2nya jadi hafal dengan lagu2nya.

       
  4. fitr4y

    June 10, 2011 at 8:53 AM

    aku mau nonton film ini,, aku suka film animasi .. hehehe

     
    • dioscurious

      June 10, 2011 at 1:57 PM

      banyak film animasi bagus yang nggak tayang di indonesia sayangnya…

       
  5. kang ian dot com

    June 15, 2011 at 5:31 PM

    mayan juga..tapi belum nonton..hehe lagi suka pelm korea😀

     
    • dioscurious

      June 17, 2011 at 2:53 PM

      kapan2 saya review film jepang favorit saya kang~~
      gk kalah bagus sama korea~~

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: